this is Nadya Febrina Suci Utami's official blog. 19, Indonesian, nerd, hijaber, trying to make my life nice.xx
Translate
Sabtu, 05 Oktober 2013
Teenager.
Teenage=remaja. Apa itu remaja? remaja adalah proses dari alay->dewasa. Remaja itu waktu mencari jati diri kita yg sebenarnya. remaja itu waktu terlabil dan tersulit dibanding masa2 lainnya dalam hidup. Biasanya masa remaja tersulit ketika kita duduk dibangku sma. Kala itu kita pasti disibukkan beribu2 tugas dan masalah2 lainnya. Belum lagi kalo sekolah kita salah satu sekolah favorite yg peraturannya serba ketat dan tugasnya banyak. Belum lagi waktu sekolah kita yg hampir mengambil setengah hari kita. Kita pasti lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah dibanding di rumah. Sampe rumah pasti kita udah cape dan cuma sanggup tidur tapi gabisa karena harus ngerjain tugas deadline. Belum lagi disuruh beresin rumah kalo gaada mbak. Pernah kita merasa ada beribu pikiran di otak kita tp gabisa kita keluarin? Pengenkah kita berbagi itu semua dengan orang terdekat kita? Pastilah sebagai remaja perempuan kita pengen selalu deket sama ibu. Tapi adakah diantara kalian yg merasa deket sama ibu cuma sampe sd doang? Setelah smp kita lebih deket sama temen2 dan social media. Apalagi kalo kita punya adik yg masih sd dan sangat butuh perhatian ibu kita. Merasa kita tersingkirkan pasti pernah. Merasa ibu kita menjauh pasti pernah. Merasa butuh perhatian lebih pasti sangat. Ketika kita tidak bisa cerita kejadian apa yg terjadi di sekolah tadi, kita lagi suka sama siapa ke ibu kita, kepada siapa lagi kita harus cerita? Ya, kalo ga sama temen, ya twitter. Belum lagi kalo temen yg kita curhatin bisa ngasih solusi. Apalagi twitter, kita cuma bisa curhat, gabisa minta solusi. Belum lagi ada sodara yg follow2an sama kita, akhirnya kita terpaksa buat akun twitter lagi yg diprotect buat tempat curhat kita sepuas2nya. Tapi tetep aja, gaakan kasih solusi. Ketika kita merasa hidup lebih berkecukupan dibanding temen2, tapi kita merasa kosong karena kita gapunya tempat berbagi suka duka. Ketika kita merasa iri denger temen2 cerita kalo ibu mereka masing2 tau siapa gebetan/pacar mereka. Ketika kita merasa kita lebih akrab dengan ibu temen2 kita dibanding ibu kita sendiri. Ketika kita merasa jarang sekali berkomunikasi dengan ibu kita karena pulang sekolah kita langsung ke kamar sibuk dengan tugas kita, dan ibu kita juga asyik di kamarnya nonton tv atau ngerjain pr adik kita. Ketika kita juga merasa jarang bertatapmuka dengan ayah kita karena sangking sibuknya beliau kerja. Ketika kita juga jarang berkomunikasi dengan kakak kita karena dia sibuk dengan urusan pacar/kuliahnya. Ketika kita gabisa berbagi apa2 dengan siapa2 karena kita gapunya tempat berbagi alias jomblo. Kepada siapa lagi kita bisa bercerita kecuali Allah dengan cara sholat? Ketika kita merasa gakuat mendem semua masalah dan yg bisa kita lakuin cuma nangis. Ketika kita merasa hampir gila dan kepengen ninggalin dunia ini aja tapi gada satupun yg tau. Ketika kita selalu terlihat ceria, bercanda, dan ketawa bareng temen2 di sekolah tapi dalam hati kita menjerit "tolong..." ketika sekolah adalah satu2nya tempat kita melupakan masalah kita. Ketika kita merasa rumah adalah tempat kesedihan kita dan kamar adalah tempat curhat kita. Kamar adalah saksi bisu semuanya. Ketika kita menjadi fangirling mengagumi sebuah band tapi itu belum cukup menjadi moodbooster kita. Ketika kita merasa moodbooster kita cuma seorang teman di sekolah yg diam2 kita kagumi, seorang teman 1 ruang lingkup yg sangat dekat dengan kita, tiba2 menjadi spesial di hati kita. Seorang teman yg menebarkan bunga2 di kehidupan kita. Namun hanya mampu menjadi seorang teman. Ketika kita sangat ingin melupakan memori2 kita dengannya tapi gabisa. Ketika kita sangat ingin berhenti mengaguminya tapi gabisa. Ketika kita sangat ingin mengungkapkan perasaan kita tapi takut merusak pertemanan. Ketika kita sangat ingin tahu bagaimana perasaannya pada kita. Ketika kita merasa sangat sakit melihat dia dekat dengan temen2 cewe yg lain. Ketika kita merasa sangat sedih karena gabisa menceritakannya dengan siapa2. Hanya dengan kamar. Ketika kita merasa sangat kesepian gapunya tempat sharing. Ketika kita merasa nasib kita kurang beruntung, kenapa kenapa kenapa. Kenapa aku begini, sedangkan yg lain... ketika kita merasa sangat butuh motivasi untuk menggapai impian, tapi hanya diri kita sendiri yg bisa. Ketika kita punya impian dan cita2 yg besar, tp hanya punya dukungan yg kecil. Ketika kita tidak tahu harus bagaimana, cuma bisa dengerin musik pake headset, dan nyanyi atau nangis sekencengnya. Ketika kita terlalu capek nangis sampe ketiduran. Dan bangun masih dalam keadaan yg sama. Ketika khayalan kita terlalu tinggi, tapi kenyataan berada jauh rendah dibawahnya. Itulah remaja. Masa yg katanya masa terberat dalam hidup. Masa menuju kedewasaan. Masa mengenal banyak hal dan masalah. Masa mengenal banyak pelajaran. Karena setiap hal dan masalah dalam kehidupan itu adalah pelajaran tak berguru.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar